You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkot Jakbar Tagih Kewajiban Fasos Fasum Pengembang
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Jakbar Tagih Kewajiban Fasos Fasum Pengembang

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menagih sertifikat lahan yang diperuntukkan untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum) kepada salah satu pengembang. 

pengembang yang telah menyerahkan wajib mensertifikatkan atas nama Pemprov DKI Jakarta

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat, Fredy Setiawan mengatakan, fasos fasum yang diserahkan pengembang itu hingga kini belum disertifikasi atas nama Pemprov DKI Jakarta.

"Di dalam Berita Acara Serah Terima tahun 2017, pengembang yang telah menyerahkan wajib mensertifikatkan atas nama Pemprov DKI Jakarta. Kami akan tagih ke pengembang," ujarnya, Kamis (25/10). 

Pemkot Jakbar Terima Penyerahan Aset Lahan dari Pengembang

Fredy mengakui, pengembang menghadapi kendala sertifikasi lahan fasos fasum karena di atasnya berdiri sejumlah bangunan pemukiman warga. 

"Kami meminta pengembang segera menyelesaikan persoalan tersebut kepada warga untuk proses sertifikat lahan," katanya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan laporan kepada Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Effendi terkait progres penyerahan lahan dari pengembang yang hingga saat ini belum rampung.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6801 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6191 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1416 personDessy Suciati
  4. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1340 personTiyo Surya Sakti
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1260 personAldi Geri Lumban Tobing